Langsung ke konten utama

SERAKLAB

Kultur kopi memberi arti yang berbeda pada setiap penikmatnya. Bagi sebagian orang hal ini berarti sebuah café yang tenang untuk bekerja dimana internet wireless dan kopi kental selalu siap sedia. Bagi yang lain, kultur kopi menyiratkan sesuatu hal yang lebih komunal dan lebih sedikit piranti elektronik, dengan espresso atau cappuccino menjadi pencair obrolan.
Tempat-tempat prestise untuk menikmati kopi merupakan tempat dimana jenis kopi terbaik bertemu, dimana keagungan tercipta. Mungkin saja yang disajikan itu kopi dari Ethopia, Afrika, atau dari Indonesia, kopinya mesti yang berkualitas tinggi dan jenis yang bisa dibanggakan.
Akrab di lidah masyarakat Indonesia, sebagai salah satu negeri penghasil kopi terbaik di dunia, tidaklah salah kalau masyarakat Indonesia gemar menikmati minuman yang berasal dari biji ini. Umumnya kopi dinikmati saat pagi hari ataupun sore hari sebagai pelepas lelah usai bekerja. Kopi juga memiliki khasiat lainnya sebagai penambah konsentrasi dan relaksasi otak. Karena itu pula kopi menjadi minuman favorit masyarakat.
Untuk menikmati kopi yang nikmat kenyakan orang suka nongkrong berlama-lama di kafe atau kedai kopi sekedar untuk menikmati secangkir kopi dan kehangatan berkumpul bersama rekan- rekan. Tapi tahukah anda bahwa kualitas dari setiap kedai kopi berbeda satu sama lainnya.
Agrobisnis Kopi digelombang ketiga ini sangat berkembang dikarenakan banyaknya bermunculan kedai-kedai kopi baru. Baik yang specialty maupun kedai biasa yang mengatasnamakan kopi sebagai label, melihat perkembangan tersebut kami melanjutkan program penjualan produk kopi kemasan yang telah didahului dengan pembukaan kedai kopi “SERAK LAB” yang saat ini sudah berjalan 1 setengah tahun.
Perkembangan bisnis kedai kopi tentunya “SERAK LAB” tidak ikut-ikutan melirik bisnis ini, khsusnya di bisnis penjualan produk kopi kemasan baik berupa biji dan bubuk,kami membekali diri dengan pengetahuan tentang Kopi dan teknik pemilihan kopi yang berkualitas dengan bekerjasama dengan petani langsung tanpa mendapatkan kopi dari pengepul yang biasanya mencampur kopi dari beberapa kebun kemudian menamakan kopinya dengan berbagai merk.
Dalam pengolahan pengemasan kopi kami sangat berhati-hati tidak hanya sumber biji kopi terbaik, kami mendaparkan kopi dari petani langsung, melakukan penyortilan ulang untuk mendapatkan kualitas biji kopi terbaik, menyangrai kopi dengan detail yang rumit untuk mendapatkan profil terbaiknya dimana mereka cocok dengan karakter kopi. Untuk memasikan kesegaran kopi, kami melakukan penyangraian 1 hari sebelum pengemasan supaya kesegaran kopi tetap terjaga.
Pengetahuan tentang bisnis dan pengolahan kopi “SERAK LAB” sangat terpacu untuk menjalankan bisnis mandiri yang berjalan bertahap dan maju sebagai competitor bisnis yang mampu bersaing dipasaran, dibekali pemahaman dan penguasaan bidang yang digeluti “SERAK
LAB” optimis maju dan berkembang dalam usaha ini, dengan pengalaman dari 5 tahun belajar dibidang kopi, 1 setengah tahun dibidang industri kopi specialty, kedai kopi “SERAK LAB” dapat memberikan anda alternatif untuk melihat bisnis kopi melalui perspektif kami.

Postingan populer dari blog ini

PASTEURISASI

Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme yang merugikan seperti bakteri, protozoa, kapang, dan khamir dan suatu proses untuk memperlambatkan pertumbuhan mikroba pada makanan. Proses ini diberi nama atas penemunya Louis Pasteur seorang ilmuwan Prancis. Tes pasteurisasi pertama diselesaikan oleh Pasteur dan Claude Bernard pada 20 April    1862. Tidak seperti sterilisasi, pasteurisasi tidak dimaksudkan untuk membunuh seluruh mikro organisme di makanan. Bandingkan dengan appertisasi yang diciptakan oleh Nicolas Appert. Pasteurisasi bertujuan untuk mencapai "pengurangan log" dalam jumlah organisme, mengurangi jumlah mereka sehingga tidak lagi bisa menyebabkan penyakit (dengan syarat produk yang telah dipasteurisasi didinginkan dan digunakan sebelum tanggal kedaluwarsa). Sterilisasi skala komersial pada makanan masih belum umum, karena dapat mempengaruhi rasa dan kualitas dari produk. Produk yang bisa dipasteurisasi Susu Anggu...

BLOOMING pada KOPI

BLOOMING PADA KOPI Blooming adalah salah satu istilah yang kerap muncul. Tapi banyak yang belum memahami apa yang sebenarnya terjadi ketika bubuk kopi sedang “mekar” terkena air. Padahal blooming adalah salah satu penanda awal dari kesegaran kopi yang kita pakai. Saat kopi disangrai, gas karbon dioksida (CO2) masuk dan terperangkap dalam lubang-lubang kecil di dalam biji kopi. Teorinya, semakin gelap tingkat sangrai, semakin banyak juga CO2 yang terkandung. Karbon yang memang berwarna hitam ikut mempengaruhi warna kopi. Makin hitam biji kopi, makin banyak karbon dioksidanya. Faktor-faktor yang menentukan kandungan gas CO2 adalah sebagai berikut: Tingkat Sangrai , CO2 pada light roast tidak sebanyak pada dark roast. Namun biji kopi dark roast pun telah menjadi lebih lunak sehingga gas lebih mudah keluar. Suhu dan Kelembaban , Tempat penyimpanan yang panas dan lembab akan membuat gas lebih mudah keluar. Selalu gunakan wadah yang rapat untuk menjaga kesegaran biji kopi. Lam...